Plumbon Bersholawat, Ulama Ingatkan Banyak Hoax Sudutkan NU dan Pemerintah

Meriahkan suasana malam Tahun Baru 2019, ratusan masyarakat di Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan selawat bertajuk Plumbon Bersholawat. Acara berdoa bersama untuk keamanan dan keharmonisan berbangsa pada tahun politik.

Pengurus Pesantren Buntet – Cirebon KH Muhammad Abas Bilyakhsyi Fuad Hasim mengingatkan jangan sampai acara-acara di masjid dijadikan sebagai tempat politik praktis dan jangan sampai masalah agama dibawa ke arah politik, apalagi menyebar fitnah-fitnah dan hoax terhadap ulama-ulama Nahdlatul Ulama (NU) maupun pemerintah.

“Jadi masyarakat juga harus paham, saat ini ulama NU maupun pemerintah, sedang dizalimi dengan informasi atau berita-berita hoax,” kata ketika memberikan tausiah malam pergantian tahun, Selasa (1/12).

Ia mengatakan, dengan banyak informasi yang tidak jelas, masyarakat diimbau untuk memerangi informasi bohong dan fitnah terhadap pemerintah.

“Kami meminta kepada masyarakat untuk mendoakan pemimpin bangsa, terus menjalankan program-programnya dan dijauhkan dari segala bentuk fitnah ataupun hoax,” pungkas dia.

Sementara Ketua Riayah Masjid Al Jabar KH Bisri Latief menyampaikan, dalam kegiatan Plumbon Bersholawat sebagian besar acara mendoakan pemerintah pusat untuk menjalankan program serta diberikan amanah kembali di tahun berikut untuk program yang belum dituntaskan.

“Semoga kita semua dijauhkan dari segala macam marabahaya, dan semoga pemerintahan kita dikuatkan dalam menjalankan tugas negara untuk membangun negara ini,” paparnya.

Bisri melihat, saat ini banyak daerah di Indonesia yang terkena musibah dan dirinya juga mengimbau kepada seluruh umat untuk ikut membantu serta mendoakan. (Sumber : beritasatu / wy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *