PBB: Perlu Ada Progres Substansial untuk Akhiri Konflik Yaman

Metroislam.id – Duta Khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths, menyatakan perlunya “progres yang substansial” untuk mengakhiri konflik di Yaman.

Hal tersebut ia katakan ketika memberi pengarahan langsung kepada Dewan Keamanan PBB. Sebelumnya, ia telah bertemu dengan sejumlah eks-pejabat Yaman yang didukung Arab Saudi, seperti mantan Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi dan anggota parlemen di ibukota Saudi, Riyadh, pada Selasa (8/1). Selain itu, ia juga telah berbicara dengan para pemimpin gerakan Houthi Ansarullah di kota Sana’a, Yaman.

“Kedua belah pihak sebagian besar telah mematuhi kesepakatan gencatan senjata dan telah terjadi penurunan angka pertempuran yang signifikan,” kata Griffiths kepada DK PBB pada Rabu (9/1).

Namun, dia menekankan bahwa masih ada progres substansial yang harus dilakukan, terutama terkait Hudaydah, sebelum kedua belah pihak melakukan perundingan berikutnya.

“Saya berharap bahwa kita dapat melanjutkan perundingan berikutnya dalam waktu dekat dan saya berdiskusi dengan kedua pihak untuk memastikan bahwa itu akan terjadi pada tanggal sedini mungkin,” sebut Griffiths.

PBB mengusulkan untuk menyatukan kembali pihak-pihak yang bertikai dalam pembicaraan baru pada akhir bulan ini, yang kemungkinan akan dilakukan di Kuwait.

Griffiths menambahkan, sebuah perundingan sedang berlangsung mengenai pemindahan pasukan dari Hudaydah yang akan memberikan keamanan di kota itu dan membuka akses bantuan kemanusiaan.

Hudaydah, kota harapan jutaan rakyat Yaman, telah mengalami beberapa pertempuran terberat dalam agresi yang dipimpin Saudi yang dimulai pada Maret 2015 lalu. (sumber : liputanislam/wy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *