Sarjana NU Harus Jadi Agen Islam Moderat

Metroislam.id – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung HM Baehaqi mengatakan, sarjana NU dalam hal ini lulusan STAINU Temanggung harus menjadi sarjana profesional yang santri, dan menjaga Islam moderat yang berhaluan Islam Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah.
“Tidak terlalu ekstrem, tidak terlalu konservatif, lulusan STAINU harus berada di tengah-tengah dan moderat,” ujarnya.
Hal itu disampaikan Ketua STAINU Temanggung saat menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana (S-1) angkatan XXIV tahun 2019 di kampus setempat pada Selasa (12/2).
Dalam rilis yang diterima NU Online, Rabu (13/2) pihaknya menegaskan, berbagai usaha telah dilakukan dalam menyiapkan berbagai perubahan status sekolah tinggi menjadi institusi.
“Bertambahnya empat prodi baru, yaitu MPI, PGMI, PIAUD dan ES menjadikan pihaknya siap berubah dari STAINU menjadi INISNU Temanggung selambat-lambatnya tahun 2020 nanti,” tegas doktor jebolan UII Yogyakarta tersebut.
Dalam kesempatan itu, selain wisudawan, hadir Koordinator Kopertais Wilayah X yang juga Rektor UIN Walisongo Semarang H Muhibbin, Ketua PWNU Jateng H Muhammad Muzammil, LPTNU Jawa Tengah, jajaran PCNU Temanggung, Pemkab Temanggung, BPPPTNU Temanggung, sivitas akademika STAINU Temanggung, wali wisudawan, mahasiswa, dan tamu undangan. (Red: Muiz)
sumber : NU online / wy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: