Menyebarkan Budaya Shalat untuk Mengurangi Kerusakan di Masyarakat

Metroislam.id – Shalat ialah jembatan yang menghubungkan seorang hamba dengan Allah swt, oleh karena itu yang harus diperhatikan ialah jika kita dapat menyebarkan shalat ini di tengah keluarga kita maka pasti perlahan kita dapat mengurangi kerusakan di masyarakat.

Shabestan News Agency, Sebagaimana yang kita ketahui bahwasanya shalat memiliki peran seperti halnya sebuah tiang yang tanpanya segala amalan tidak ada pengaruh dan hasilnya. Shalat merupakan waktu dimana manusia bisa berjumpa dengan Allah swt, dan pada hakikatnya Allah swt menentukan waktu khusus dalam kehidupan kita ialah karena di waktu tersebut Allah swt ingin berjumpa dengan kita.

Shalat ialah jembatan yang menghubungkan seorang hamba dengan Allah swt, oleh karena itu yang harus diperhatikan ialah jika kita dapat menyebarkan shalat ini di tengah keluarga kita maka pasti perlahan kita dapat mengurangi kerusakan di masyarakat.

Shalat memiliki banyak pengaruh dalam kehidupan manusia, namun sayangnya kita masih belum bisa secara maksimal untuk menyebarkan budaya shalat ini kepada masyarakat, dan jika saja shalat bisa menyebar di masyarakat maka pasti kita tidak akan menyaksikan kerusakan di masyarakat.

sebagaimana manusia yang semakin bertambah ilmu dan pengalamannya, godaan dan tipu daya setan juga akan semakin bertambah. Seakan-akan apa yang dilakukan setan hanya untuk menyerang orang-orang mukmin.

Dalam sebuah riwayatnya Rasulullah saw berkata kepada Imam Ali as “wahai Ali! Sebanyak jalan yang engkau ketahui dalam hidayah, setan juga mengetahui jalan untuk menyesatkannya.”

Saat ini setan dan bala tentaranya sedang menargetkan hubungan dan ikatan dalam keluarga, jika hubungan dan ikatan keluarga melemah maka akan mudah dijatuhkan, dimana salah satu cara yang dilakukan setan ialah dengan menciptakan kerusakan, fitnah, dendam dan permusuhan untuk melemahkan hubungan tersebut. (shabestan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: