Berikut Amalan-Amalan di Bulan Rajab

Metroislam.id – 1 Rajab 1440 H jatuh pada Jumat (8/3/2019) hari ini. Bulan Rajab merupakan bulan haram atau bulan yang dimuliakan. Pada bulan ini umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan. Rajab adalah bulan ketujuh dalam penanggalan Qamariyah atau Hijriah. Dalam agama Islam, terdapat empat bulan haram di luar Ramadhan yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Dikutip dari laman resmi nu.or.id, bulan Rajab disebut sebagai bulan mulia yaitu bulannya Allah SWT.

Pada Bulan Rajab, umat Islam dianjurkan untuk berpuasa sebanyak mungkin.

Rasulullah SAW menekankan agar umatnya tidak melewatkan kesempatan puasa pada bulan-bulan Haram (mulia) sebagai kesempatan emas.

Berikut ini amalan-amalan selain berpuasa yang dapat dilakukan di Bulan Rajab dikutip dari laman resmi nu.or.id.

1. Perbanyak istighfar

Pada bulan yang dimuliakan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca istighfar.

Umat Islam dianjurkan tidak banyak bicara bukan karena dzikir kepada Allah.

Disebutkan bahwa istighfar mampu mengangkat kesusahan yang menimpa seseorang.

Bulan Rajab menjadi bulan istighfar karena Allah akan mengampuni seberapa pun dosa seseorang.

2. Rajin salat

Ibadah salat diturunkan tepat pada Bulan Rajab, untuk itu umat Islam dilarang meninggalkan shalat.

Bulan ini bisa menjadi waktu yang baik untuk memperkuat ibadah shalat.

Ibadah salat merupakan ibadah yang istimewa.

3. Menjauhi maksiat

Tidak hanya di bulan yang dimuliakan ini, umat Islam sebaiknya senantiasa menjauhi maksiat.

Tanpa disengaja, anggota badan seseorang entah mulut, tangan, ataupun mata akan banyak melakukan maksiat.

Orang yang beramal shaleh niscaya diberikan kehidupan di dunia dan akhirat yang lebih baik.

4. Perbanyak sedekah

Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak sedekah.

Tujuannya untuk mencapai keberkahan dari Allah SWT.

Memasuki bulan Rajab, Rasulullah membaca doa memohon keberkahan.

Dikutip dari laman resmi nu.or.id, berikut ini doa yang dicontohkan oleh Rasulullah saat memasuki bulan Rajab:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wasya‘bâna waballighnâ ramadlânâ

Artinya: “Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadlan.”

Keistimewaan bulan Rajab juga terletak adanya peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad.

Peristiwa tersebut terjadi pada bulan Rajab tahun 10 kenabian (620 M).

Isra’ Mi’raj menjadi momen perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha lalu menuju ke Sidratul Muntaha yang ditempuh hanya semalam.

Dari peristiwa Isra’ Mi’raj ini, umat Islam menerima perintah shalat lima waktu.

Sumber : Tribunnews.com/Miftah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *