Hadiri Acara Maulid Nabi, Menag: Rasul Teladan Pemimpin Mau Terima Saran

Metroislam.id – Menag Fachrul Razi hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1441H/2019M di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Aceh.

Hadir, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Rektor Unsyiah Syamsul Rizal, ulama dan ratusan civitas akademika Unsyiah.

“Pemimpin harus terbuka. Rasul teladan pemimpin yang mau menerima saran,” terang Menag saat memberikan sambutan di halaman kampus Unsyiah, Banda Aceh, Minggu (17/11).

Keteladanan Rasul tersebut, kata Menag, antara lain tercermin dalam kisah perang Badar. Saat menentukan strategi, ada sahabat yang bertanya, “Apakah strategi disusun berdasarkan wahyu?”, Rasul menjawab, “Tidak.”

Kata sahabat, jika bukan karena wahyu, saya punya usul strategi perangnya sebagai berikut. Rasul menerima saran sahabat dan Allah mentakdirkan perang Badar dimenangi kaum Muslim.

“Pemimpin harus terbuka,” demikian Menag menggarisbawahi pesan kisah keteladanan Rasulullah.

Keteladanan Rasul juga tercermin dalam sejarah Azan. Rasulullah menerima saran sahabat atas mimpi lantunan Azan. Rasul menerima, lalu meminta Bilal untuk kali pertama mengumandangkannya.

Juga tentang Perang Parit atau Khandak. Strategi membuat parit juga datang dari sahabat. Rasul menerima dan kaum muslim kembali menang.

“Itu contoh Rasul mengkuti saran,” tutur Menag.

Namun, tidak semua saran Sahabat diterima. Suatu saat, Rasul juga tidak ikuti saran mereka, misalnya saat Perjanjian Hudaibiyah.

“Menurut sahabat, perjanjian itu tidak menguntungkan, Menurut Rasul sangat menguntungkan. Terbukti, kaum Quraish yang akhirnya membatalkan,” terang Menag.

“Pemimpin harus terbuka pada saran. Jika yakin kebenarannya, pemimpin harus ambil sikap meski tidak banyak yang mendukung,” tandasnya.

Maulid yang berlangsung di halaman kampus Unsyiah ini mengangkat tema “Mari Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah”. Kegiatan ini diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim oleh istri Rektor Unsyiah. Shalawat Nabi menggema disenandungkan Menag bersama ratusan civitas akademika dan mahasiswa yang hadir.

Ikut mendampingi Menag, Kakanwil Kemenag Aceh Daud Pakeh, Staf Khusus Menag, Munajat, Kapus Lektur M Zein, dan Sesmen Khairul Huda Basyir.

Sumber : Kemenag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: