Balita Mati Setiap 10 Menit Akibat Kelaparan Ekstrem di Yaman

Metroislam – Menteri Kesehatan dan Penduduk menyatakan bahwa diperkirakan setiap 10 menit seorang anak di bawah usia lima tahun meninggal karena kelaparan ekstrem di Yaman, dan memperingatkan bahwa blokade yang dipimpin Saudi juga memakan banyak korban pada bayi yang baru lahir.

Berbicara pada sebuah acara yang diadakan di Rumah Sakit Ibu al-Sabeen di ibukota Sana’a, pada hari Sabtu, Taha al-Mutawakel mengatakan enam bayi yang baru lahir kehilangan nyawa mereka setiap dua jam sebagai akibat dari memburuknya situasi kesehatan di Yaman, TV al-Masirah melaporkan.

“Kami tidak meminta mainan dan game untuk anak-anak, tetapi kami menyerukan inkubator dan perangkat untuk memberi anak-anak hak untuk hidup,” tambah Al-Mutawakil.

Dia kemudian meminta PBB dan organisasi kemanusiaan untuk mengklarifikasi nasib dana yang dialokasikan untuk Yaman, dan bagaimana mereka menyia-nyiakannya dengan membeli mobil dan layanan, alih-alih mengurangi penderitaan rakyat Yaman.

“Berhentilah meneteskan air mata untuk anak-anak kita yang terbunuh, karena tidak ada kredibilitas apa pun dalam laporan internasional Anda dan mereka tidak membantu meredakan situasi tragis ini,” kata Al-Mutawakil dalam pidatonya di PBB.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa 5.000 anak-anak Yaman setiap tahun melalui trauma yang disebabkan oleh ledakan senjata pemusnah massal, beberapa di antaranya dilarang secara internasional.

Menteri Kesehatan juga mengatakan bahwa PBB sejauh ini gagal membuka jalur udara untuk medis dan kemanusiaan, yang menderita karena tidak dapat dirawat di dalam negeri.

Sumber: arrahmahnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: