Guru yang Terpapar Radikalisme, Obsatar Sinaga: Dapat Menular ke Anak Didik

Metroislam.id – Profesor Obsatar Sinaga menyebut saat ini penyebaran virus terorisme dan radikalisme sudah memasuki dunia pendidikan.

Menurut Rektor Universitas Widyatama periode 2019-2023 tersebut menjelaskan jika terorisme dapat masuk ke dunia anak-anak melalui guru yang terpapar radikalisme.

“Terorisme itu dapat masuk ke dunia anak-anak. Terorisme bisa masuk jika di dalam sekolah-sekolah itu ditampilkan guru-guru pengajar yang sudah terpapar radikalisme,” kata Obsatar Sinaga saat menjadi pembicara dialog kebangsaan bertemakan Gerakan Semangat Bela Negara dalam Menghadapi Ancaman Terorisme, Radikalisme, dan Liberalisme di Jakarta, Senin (25/11/2019).

Untuk itu, ia menyarankan agar orang tua tidak lengah mengawasi buah hatinya. Menurutnya hal tersebut penting agar anak tidak ikut terpapar paham radikalisme.

Ia menilai banyak ibu-ibu yang dengan santainya memberikan gadget kepada anaknya agar dirinya dapat beraktivitas.

Pria yang pernah menjadi kandidat rektor Universitas Padjadjaran itu menyayangkan jika pada saat anak menggunakan gadget justru digunakan untuk menonton konten yang merusak anak.

“Jika ibu-ibu asik ngerumpi saja dan anak-anaknya main gadget atau nonton video kita tidak tahu apa yang anak-anak sedang lakukan kan. Kita tidak tahu kan kalau ternyata anak-anak kita sudah menonton video cara membuat bom melalui video di YouTube,” ucapnya.

Sebab ia meyakini bahwa penyebaran virus terorisme dan radikalisme itu lebih cepat tersebar melalui jaringan internet.

Sumber: tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *