Tolak Perpanjang SKT, FPI Sah Jadi Ormas Ilegal

Metroislam.id – FPI akhirnya menegaskan tidak akan memperpanjang SKT di Kementerian Dalam Negeri. Ini disampaikan oleh Ketum FPI Sobri Lubis pada Jumat 20 Desember 2019 seperti dilansir dari cnnindonesia.com.

Sabri menyebut bahwa FPI tidak memerlukan SKT karena selama ini FPI bisa berjalan tanpa bantuan pemerintah, bahkan tidak pernah meminta bantuan pemerintah.

Sebelumnya FPI telah mengajukan surat SKT kepada pemerintah, namun pemerintah tidak memberikan izin perpanjangan tersebut dikarenakan ada permasalahan dalam AD/ART FPI yang masih mencantumkan khilafah.

Meskipun FPI sudah menandatangani surat pernyataan setia kepada NKRI dan Pancasila, namun itu dinilai tidak cukup selama FPI tidak merubah AD/ART yang masih mencantumkan khilafah.

Penolakan FPI untuk tidak memperpanjang SKT dinilai sebagai langkah mudah pemerintah membubarkan FPI jika melakukan sesuatu yang bertentangan dengan hukum.

Dalam pantauan redaksi suaraislam.co, penolakan FPI memperpanjang SKT menjadi perbincangan di media sosial hingga muncul tagar #FPIOrmasIlegal menjadi Trending Topic.

Terkait keputusan FPI yang menolak untuk memperpanjang SKT, maka secara otomatis FPI menjadi ormas yang tidak berbadan hukum atau ilegal. FPI menjadi organisasi kemasyarakan yang tidak punya kedudukan hukum atau badan hukum sebagai organisasi.

Bahkan ramai di media sosial permintaan warganet agar pemerintah membubarkan FPI yang dinilai tidak memilik manfaat bagi Indonesia.

“Sekali bubar ya bubarkan saja FPI. Rakyat Indonesia ingin hidup aman, tentram dan damai”, kata @jr_kw19.

Bahkan, akun @and_reavie menilai penolakan FPI untuk memperpanjang SKT dan merubah Visi Misi FPI dalam AD/ART yang mencantumkan khilafah dianggap sebagai dukungan untuk khilafah.

Sumber: suaraislam.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: