Iran Membalas, Pangkalan Udara AS di Irak Dihujani Puluhan Rudal

Metroislam.id – Pangkalan angkatan udara Amerika Serikat Ayn al-Asad yang terletak di Irak bagian barat dihujani rudal pasukan IRGC Iran pada Rabu dini hari waktu Baghdad (8/1). Serangan itu adalah serangan pertama sebagai bentuk balasan atas teror terhadap Qasem Soleimani.

Sebelumnya salah satu juru bicara Gedung Putih melaporkan bahwa laporan mengenai serangan terhadap fasilitas AS di Irak telah mereka terima. Saat ini Presiden Donald Trump tengah memantau perkembangannya dan sedang meminta masukan dari para petinggi militer.

Sementara itu portal berita militer Almonitor yang menukil dari salah satu pejabat senior militer AS mengatakan bahwa serangan tak hanya ditujukan kepada Ayn al-Asad. Namun seluruh pangkalan militer mereka di Irak juga mendapatkan serangan. Dalam operasi ini, rudal yang digunakan adalah rudal jenis cruise dan balistik jarak menengah.

Washington Post telah memperoleh mengkonfirmasi dari salah satu pejabat di Kementerian Pertahanan AS mengenai adanya serangan ini kala diwawancarai oleh Fox News. Pejabat itu mengatakan, “Kita telah mendapatkan serangan dari Iran. Yang digunakan adalah peluru kendali jenis cruise dan balistik jarak menengah.”

Juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman merilis pernyataan berikut:

“Sekitar pukul 5:30 sore (EST) pada 7 Januari, Iran meluncurkan lebih dari selusin rudal balistik melawan militer AS dan pasukan koalisi di Irak. Jelas bahwa rudal ini diluncurkan dari Iran dan menargetkan setidaknya dua pangkalan militer Irak yang menjadi tuan rumah Personel militer dan koalisi AS di Al-Assad dan Irbil.

“Kami sedang mengerjakan penilaian kerusakan pertempuran awal.

“Dalam beberapa hari terakhir dan sebagai tanggapan terhadap ancaman dan tindakan Iran, Departemen Pertahanan telah mengambil semua langkah yang tepat untuk melindungi personel dan mitra kami. Pangkalan-pangkalan ini telah bersiaga tinggi karena indikasi bahwa rezim Iran berencana untuk menyerang pasukan dan kepentingan kami. di wilayah tersebut.

“Ketika kami mengevaluasi situasi dan respons kami, kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi dan mempertahankan personel, mitra, dan sekutu AS di kawasan itu.

“Karena sifat situasi yang dinamis, kami akan terus memberikan pembaruan saat tersedia”.

Fars News sendiri melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah melancarkan serangan pertama mereka secara masif. Serangan itu menargetkan pangkalan udara militer, Ayn al-Asad dan yang lain dimana di sana berkumpul pasukan teroris Amerika Serikat di Irak. Serangan ini dilakukan sebagai balasan atas teror terhadap Jenderal IRGC Quds Qasem Soleimani. Situs berita Iran tersebut kemudian melaporkan bahwa serangan terhadap pangkalan udara ini masih terus berlanjut.

Sumber: beritadunia.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: