Rahasiakan Jumlah Korban: AS Larang Militer Irak Masuki Pangkalan Udara

Metroislam.id – Pihak Amerika menghalangi dan melarang setiap prajurit Irak dan pencari informasi mendekati pangkalan AS, setelah serangan rudal Iran baru-baru ini terhadap pangkalan AS ‘Ain al-Assad di provinsi al-Anbar di Irak barat.

Menurut sebuah laporan pemberitaan Iran, Pihak Amerika melarang pihak tentara Irak atau anggota intelijen dan layanan militer Irak untuk mendekati pangkalan Ain al-Asad yang hancur, tidak lain hanya untuk menyembunyikan jumlah korban dan kerugian yang disebabkan oleh serangan rudal Iran.

Korps Pengawal Revolusi Islam mengumumkan dalam sebuah pernyataan hari ini (Rabu) bahwa serangan rudal IRGC di pangkalan AS di Ain al-Assad di Irak barat dilakukan sebagai pembalasan atas pembunuhan Komandan Haj Qasem Suleimani dan para pembantunya, yang terbunuh.

Sumber-sumber Pengawal Revolusi Islam melaporkan bahwa setidaknya 80 personil militer AS tewas dan sekitar 200 lebih lainnya cedera berat dalam serangan itu. Menyusul serangan terhadap al-Assad pada subuh hari ini, jaringan al-Mayadeen mengumumkan bahwa helikopter AS telah berulang kali terbang dari pangkalan Ain al-Asad yang  dimungkinkan untuk menghilangkan jejak korban mereka dari pangkalan itu dan untuk menutupi kerusakan yang parah akibat serangan rudal Iran.

Pangkalan Al Ain al-Assad telah menjadi pusat strategis militer Amerika Serikat dalam melancarkan aksinya dengan menggunakan drone.

20 dari target pangkalan itu telah dihantam oleh rudal yang ditembakkan dari Iran, dan sejumlah besar helikopter dan drone militer telah dihancurkan, dan meskipun Amerika telah melakukan waspada penuh, akan tetapi pertahanan mereka tetap gagal menghindari rudal Iran.

Sumber: beritadunia.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: