Trump Menolak Tinggalkan Irak, Kecuali Dibayar

Metroislam.id – Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa pasukan Amerika tidak seharusnya meninggalkan Irak kecuali Baghdad membayar “uang yang telah kami masukkan” ke negara itu selama beberapa tahun terakhir, menentang seruan pejabat Irak agar pasukan AS menarik diri.

“Jika kami pergi … kalian harus membayar kami untuk uang yang sudah kami masukkan,” kata Trump pada hari Jumat (10/01) dalam sebuah wawancara dengan Fox News di Gedung Putih.

Ketika pembawa acara Laura Ingraham bertanya bagaimana Trump berencana untuk mengumpulkan uang dari Irak, presiden AS itu berkata: “Ya, kami memiliki banyak uang mereka saat ini. Kami memiliki banyak uang mereka. Kami memiliki 35 miliar dolar dari uang mereka saat ini di sebuah akun. Dan saya pikir mereka akan setuju untuk membayar. Saya pikir mereka akan setuju untuk membayar. Kalau tidak, kami akan tetap disana”.

“Kami membangun salah satu fasilitas pangkalan termahal di dunia, dimana saja di dunia,” kata Trump kepada Ingraham. “Maksudku, aku berharap kita memilikinya di New York. Aku berharap kita memilikinya di Washington”.

Trump telah mentweet minggu lalu: “Amerika Serikat telah membayar Irak Miliaran Dolar per tahun, selama bertahun-tahun.

Awal pekan ini, Perdana Menteri sementara Adel Abdul-Mahdi menyerukan pasukan Amerika untuk meninggalkan negara itu setelah parlemen negara menyetujui resolusi yang menyerukan pengusiran semua pasukan asing dari Irak.

Pemungutan suara dilakukan dua hari setelah militer AS dengan perintah Trump meluncurkan serangan pesawat tak berawak atas Jenderal Iran Qassem Soleimani pada saat kedatangannya di ibukota Irak atas undangan pemerintah Baghdad.

Serangan itu juga merenggut nyawa komandan senior Irak Abu Mahdi al-Muhandis dan sejumlah rekan mereka. Iran kemudian melakukan serangan rudal balasan pada dua pangkalan Amerika di Irak.

Sumber: arrahmahnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: