Hashd Sha’abi Siap Gempur AS Jika Menolak Keluar dari Irak

Metroislam.id – Seorang pejabat senior dari kelompok Asa’ib Ahl al-Haq Irak, yang merupakan bagian dari Unit Mobilisasi Populer (PMU) atau Hashd al-Sha’abi di Irak, mengatakan kelompoknya siap untuk menimbulkan kerugian besar pada pasukan Amerika jika Washington menolak untuk mematuhi keputusan parlemen yang menuntut penarikan semua pasukan militer asing pimpinan AS dari negara Arab.

“Faksi-faksi perlawanan sepenuhnya siap untuk menimbulkan kekalahan besar pada pasukan Amerika jika mereka melawan kehendak pemerintah dan rakyat Irak,” Mahmoud al-Rubaye, anggota sayap politik Asa’ib Ahl al-Haq, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan jaringan berita televisi RT Arab Rusia pada hari Kamis.

Dia menambahkan, “Saya pikir Amerika Serikat takut akan konfrontasi langsung dengan kelompok-kelompok perlawanan, karena memiliki pengalaman pahit menghadapi mereka.”

Rubaye menyoroti bahwa kelompok-kelompok perlawanan anti-AS Irak sekarang jauh lebih maju dan siap dibandingkan dengan waktu lalu sebelum 2011.

Pernyataan itu muncul dua hari setelah ulama Syiah Irak yang berpengaruh, Muqtada al-Sadr, menuntut agar rakyat Irak melakukan “pawai sejuta orang” terhadap kehadiran militer AS yang terus berlanjut di negara itu.

Pawai diperlukan “untuk mengutuk kehadiran Amerika dan pelanggarannya,” Sadr, yang memimpin blok parlemen terbesar, Sairoon, mengatakan dalam sebuah tweet pada hari Selasa.

Pada tanggal 5 Januari, anggota parlemen Irak dengan suara bulat menyetujui RUU, menuntut penarikan semua pasukan militer asing yang dipimpin oleh Amerika Serikat dari negara itu.

Sumber: islamtimes.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: