Pesan Penting Keluarga Qassem Soleimani Pada Hari Al-Quds Internasional

Metroislam.id – Keluarga Jenderal Syahid Hajj Qassem Soleimani, Komandan Pasukan Al-Quds, mengeluarkan pernyataan pada Hari Quds Dunia. Dalam isi pernyataan tersebut, Para keluarga kembali mengenang bagaimana idealitas sang Jenderal dalam mewujudkan cita-citanya yakni terbebasnya Kota Suci Al-Quds dari penjajah zionis israel.

Teks pernyataan ini adalah sebagai berikut;

“Bersama dengan darah Syahid Haji Qassem, Kita akan selalu berada di medan pertempuran sampai kehancuran total rezim Zionis”

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Segala puji bagi Allah, yang telah memberikan hidayah kepada kita, dan kita tidak menjadi orang yang terhidayahi kalau Allah tidak memberikan hidayah-Nya kepada kita.

Masyarakat Iran, masyarakat tertindas di Palestina dan semua yang tertindas di dunia

Komandan Qasem Soleimani adalah komandan Korps Pengawal Revolusi Islam tanpa kenal batas teritorial. Di mana-mana di dunia, pihak zalim dan arogan selalu menginginkan untuk menaklukkan orang-orang yang tertindas dan supaya mereka ada dalam kendalinya, dan Haj Qasem dulu dan sekarang adalah pasukan Al-Quds yang selalu berdiri untuk mendukung para pejuang perlawanan internasional dari Front Perlawanan.

Nama pasukan tanpa batas teritorial Al-Quds adalah simbol ideal pembebasan Masjid Al-Aqsa, dan salah satu slogan dan syiar dasar dari Imam Khumeini qs. Sejak masa-masa awal Iran yang revolusioner telah berusaha untuk mengusir penjajah Israel dan menyerahkan kedutaan mereka kepada pemilik aslinya, yakni orang-orang Palestina. Syiar dari Republik Islam Iran walaupun selama perang pertahanan dari serangan Saddam selama delapan tahun adalah tetap “bertempur sampai terciptanya pembebasan Quds Suci,” berapapun darah harus dikucurkan untuk pembebasan tersebut dan Jenderal Qasem Soleimani memiliki idealisme seperti itu.

Iran telah menjadi poros perlawanan terhadap dominasi musuh Zionis di Tepi Barat, Gaza dan semua wilayah yang diduduki. Dukungan komprehensif Republik Islam Iran kepada Mujahidin Palestina yang bersemangat adalah perintah langsung dari Khumeini Agung dan penerusnya yang saleh, Ayatullah al-Udzma Imam Khamenei Hf, yang selalu disampaikan oleh mereka dalam perintah yang jelas dan terbuka. Bukan rahasia lagi bahwa Iran mengejar tujuan untuk membebaskan Al-Quds di bawah komando kekuatan transnasional Al-Quds, terlepas dari segala batasan agama ataupun mazhab.

Komandan Quds Haj Qasem syahid pada pagi hari Jumat, Januari 2020, ketika teroris paling kejam di dunia (Amerika Serikat) membunuh syahid komandan Quds.

Komandan itu tidak mati syahid di Teheran atau di dalam Iran. Dia diserang ketika sedang berada dalam misi di salah satu kutub paling penting dari sumbu perlawanan. Ini berarti bahwa ideologi Quds Sharif tidak lagi mengenal batas teritorial, dan ideologi yang tak kenal batas teritorial  ini telah berubah dari gagasan dan rencana menjadi sebuah kenyataan di muka bumi ini. Dan ini adalah peristiwa penting yang harus diketahui dan dipahami oleh musuh Amerika bahwa Haj Qassem bersedia membayar mahal untuk tercapainya tujuan itu.

Jumat adalah Hari Quds; yakni di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan. Memang virus corona telah mencegah jutaan orang Iran untuk hadir di alun-alun untuk berpastisipasi dan peduli dalam pembebasan Quds, akan tetapi Al-Quds tetap hidup di dalam jiwa dan syiar kita, seperti halnya Haj Qasem berkata “penuhilah genggaman tangan Palestina dan warga palestina untuk perang melawan musuh pendudukan Zionis” dan dengan kehadirannya di medan pertempuran di Gaza dan wilayah lain dari perang melawan rezim Israel yang tidak sah dia mampu menyusun dan mengatur serta  merencanakan perlawanan Palestina untuk hari ini dan hari esok supaya lebih kuat.

Darah syahid Al-Quds  tidak akan membiarkan Amerika Serikat dan rezim pendudukan Al-Quds kabur begitu saja sampai tiba kemenangan terakhir, dan hal itu tidak akan memberikan kenyamanan  tidur para penguasa zalim; kita telah diberitakan dengan dekatnya  “waktu subuh” dan “kekuatan besar Al-Quds, yang merupakan penghalang bagi mata musuh untuk berjalan” untuk berdiri dan membantu seluruh Mujahidin Palestina, Muslim yang bermusuhan dengan zionis dan pembela kemerdekaan yang pasti akan menang.

Kami, keluarga komandan Syahid pasukan Quds, pada Hari Quds, bersama dengan darah syahid ayah kami, mengumumkan kepada seluruh dunia bahwa kami akan berdiri di medan perang sampai tetes darah terakhir dan dengan kekuatan terakhir kami berjuang untuk pembebasan Quds Sharif, dan sampai penghancuran total rezim Zionis, kami akan bersama dengan negara-negara yang mencintai kemerdekaan di dunia ini.

وَمَا النَّصْرُ إِلاَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ.

Wassalamualaikum warahmatullah (MI/beritadunia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: