45 Persen Warga Palestina yang Ditangkap Israel Adalah Warga Al-Quds

Metroislam.id – Kata seorang pejabat Palestina, setidaknya 45 persen warga Palestina yang ditangkap oleh pasukan Israel sejak awal 2020 berasal dari kota Al-Quds.

Abdul Nasser Farwaneh, seorang ahli tahanan mengenai penjara rezim Zionis, mengatakan bahwa pasukan pendudukan, dalam contoh terbaru penindasan terhadap Palestina, mereka menangkap 21 warga Al-Quds pada Minggu malam larut dini hari Senin pagi di kota Al-Quds.

Dia menambahkan bahwa pada periode yang sama tahun lalu, 34,6 persen tahanan Palestina berasal dari Yerusalem. Dia mengatakan bahwa langkah itu memperburuk kebijakan Yahudiisasi rezim Zionis di kota suci tersebut.

Sementara itu, Human Rights Watch mengatakan dalam sebuah laporan berjudul “Kebijakan rasis Israel telah mengepung warga Palestina” bahwa penindasan Israel tidak terbatas pada Tepi Barat dan Jalur Gaza, tetapi termasuk juga kota-kota dan desa-desa Palestina di Wilayah Pendudukan lainnya.

Baca: Israel Ancam Serang Lebanon, Respon Hizbullah; Dunia Akan Lihat Batlyon Israel Hancur Berkeping-Keping

Menurut Human Rights Watch, Israel telah mengejar kebijakan ini demi kepentingan Zionis terhadap warga Palestina yang tinggal di Wilayah Pendudukan (Arab 48), dengan membatasi akses warga Palestina untuk membangun perumahan dan mencegah pertumbuhan populasi  warga Palestina.

Menurut Human Rights Watch, 21 persen dari populasi yang tinggal di Wilayah Pendudukan adalah warga Palestina, tetapi organisasi hak asasi manusia menyatakan bahwa Zionis dan Palestina memperkirakan pada tahun 2017 bahwa tanah milik Otoritas Nasional Palestina akan membentuk kurang dari 3% dari semua Wilayah Pendudukan . Sebagian besar warga Palestina di Israel tinggal di kota-kota ini, meskipun beberapa tinggal di “kota campuran” seperti Haifa dan Acre. (MI/beritadunia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: