Komandan IRGC: Kekuatan Washington Lemah

Metroislam.id – Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), Mayor Jenderal Hossein Salami, terkait protes baru-baru ini di seluruh negara bagian AS, mengatakan bahwa kekuatan Washington melemah lebih awal dari yang diperkirakan.

“Hari ini, kita menyaksikan penurunan awal dan cepat musuh-musuh besar kita, khususnya AS,” kata Jenderal Salami, dalam sebuah upacara di Teheran, pada hari Rabu seperti dilansir FNA.

Dia menambahkan bahwa AS mampu menyembunyikan wajah aslinya di depan opini publik dalam beberapa tahun terakhir. Hari ini kejahatannya terungkap oleh orang-orang Amerika sendiri.

“Semua simbol yang digunakan oleh AS untuk memperkenalkan diri dan menampilkan wajah yang tidak nyata kepada dunia sekarang runtuh dan menghancurkan citra yang telah diciptakannya untuk dirinya sendiri,” kata Jenderal Salami.

George Floyd, 46, ditangkap pada bulan lalu di Minneapolis, Minnesota, setelah dilaporkan berusaha menggunakan uang kertas palsu senilai $ 20 di toko setempat.

Rekaman video di Facebook menunjukkan dia diborgol. Salah satu petugas kemudian berlutut di lehernya, meskipun Floyd berulang kali memohon “Saya tidak bisa bernapas”.

Baca: Eksekusi Hukuman Mati Agen CIA-Mossad yang Terlibat Pembunuhan Qassem Soleimani

Tak lama setelah itu, Floyd tampaknya kehilangan kesadaran, tetapi petugas mempertahankan posisinya pada korban. Dia meninggal tak lama setelah dibawa ke rumah sakit.

Empat petugas telah dipecat atas pembunuhan itu, yang memicu protes massa terhadap kebrutalan polisi. Protes berlanjut di Minneapolis dengan kerumunan besar berkumpul di luar markas polisi Precinct ke-3 ketika demonstran melemparkan botol dan batu ke arah polisi.

Sekelompok demonstran membakar bendera AS di Los Angeles, California saat memprotes kematian Floyd. Dalam sebuah video di media sosial, seorang demonstran terlihat memegang bendera tersebut ketika seorang pria lain membakarnya selama protes Black Lives Matter. (MI/arrahmahnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: