Otoritas Ramallah Kecam Sanksi AS yang Diberikan Kepada Mahkamah Internasional

Metroislam.id – Kementerian Luar Negeri Otoritas Nasional Palestina mengcam sanksi yang diberikan Amerika Serikat terhadap Mahkamah Pidana Internasional (ICC), Sabtu (13/6).

Donald Trump pada Kamis menandatangani sebuah perintah untuk memberikan sanksi terhadap Mahkamah Pidana Internasional.

Sanksi itu diberikan lantaran lembaga itu melakukan investigasi terhadap kejahatan yang dilakukan militer AS di Afghanistan serta kejahatan militer Israel di Palestina.

Menurut laporan Palestine News Agency (WAFA), Kementerian Luar Negeri Otoritas Nasional Palestina mengaku khawatir dengan tindakan AS ini dan menyebutnya sebagai upaya peningkatan ancaman terhadap ICC.

“Ini adalah upaya-upaya untuk mempengaruhi keputusan-keputusan Mahkamah Pidana, dan tidak dapat diteriman secara mutlak dan itu merupakan ancaman terhadap asas-asas keadilan internasional,” ucap Kemenlu Otoritas Nasional Palestina.

Baca: 45 Persen Warga Palestina yang Ditangkap Israel Adalah Warga Al-Quds

Departemen Luar Negeri rencananya akan mengadakan pembicaraan dengan pihak internasional untuk mendukung Mahkamah Pidana Internasional, kata Departemen Luar Negeri.

Yusuf al-Husseiniya, seorang anggota biro politik Jihad Islam Palestina, juga menanggapi langkah Presiden AS Donald Trump untuk memboikot para pejabat Mahkamah Pidana Internasional, dengan mengatakan bahwa itu adalah penyembunyian atas kejahatan Tel Aviv terhadap Palestina. (MI/beritadunia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: