Negara Islam Harus Anggap Normalisasi Hubungan Dengan Rezim Zionis Sebagai Hal Buruk

Metroislam.id – Ketua Parlemen Republik Islam Iran mengatakan, Pemerintah dan masyarakat Islam harus memperkenalkan normalisasi hubungan dengan rezim Zionis kepada komunitas internasional sebagai hal yang tidak diinginkan.

Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran pada hari Senin (07/12/2020) selama pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Miqdad di Tehran mengatakan, “Tidak akan ada keamanan abadi di kawasan selama kehadiran teroris dan rezim pendudukan al-Quds.”

Ghalibaf menyebut persatuan Umat Islam sebagai jaminan kemenangan melawan musuh dan menyatakan, Ketergantungan negara Islam pada rakyat, Islam dan perlawanan terhadap musuh akan menjadi kunci keberhasilan mereka.

Seraya mengucapkan selamat kepada Suriah atas kemenangannya atas teroris Takfiri dalam beberapa tahun terakhir, Ketua Parlemen Iran menambahkan, “Terlepas dari perlawanan pemerintah dan rakyat Suriah dalam perang melawan musuh, pembicaraan politik dalam proses Astana dapat mengarah pada stabilitas dan keamanan yang langgeng di Suriah dan kawasan.”

Mengingat peran penting syahid Qassem Soleimani, Komandan Pasukan Quds dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dalam membantu secara efektif menjaga keamanan di kawsan, Ketua Parlemen Iran menyebut Suriah sebagai garis terdepan Front Muqawama dalam menghadapi rezim Zionis dan menekankan dukungan Republik Islam Iran atas Front Muqawama, pemerintah dan rakyat Suriah.

Dalam pertemuan itu, Ghalibaf juga menyambut baik perluasan hubungan parlementer, khususnya kontak antara kelompok persahabatan parlementer Republik Islam Iran dan Suriah.

Sambil mengapresiasi dukungan Republik Islam Iran kepada pemerintah Suriah dan rakyatnya terhadap serangan musuh, Faisal Miqdad mengatakan, “Pemerintah dan rakyat Suriah tidak akan pernah melupakan bantuan material dan spiritual dari Republik Islam Iran.”

Menteri Luar Negeri Suriah menyatakan belasungkawa dan mengutuk teror syahid Mohsen Fakhrizadeh, ilmuwan nuklir dan pertahanan Iran terkemuka dan berkata, “Teror syahid Soleimani dan Fakhrizadeh sekali lagi menunjukkan wajah sebenarnya dari rezim Zionis dan Amerika Serikat sebagai pendukung terorisme.”

sumber: parstoday

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: