Kemenag Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Sulawesi Barat

Metroislam.id – Sekjen Kementerian Agama Nizar Ali mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Menyampaikan bantuan Kemenag Peduli bencana Gempa Sulawesi Barat. Penyerahan bantuan senilai Rp1,176M ini berlangsung di Kantor Kemenag Kabupaten Majene Sulawesi Barat, Jumat (05/02).

Penyerahan bantuan ini dikemas dalam kegiatan bertajuk “Bersinergi, Berbagi Rizki, Mengembalikan Energi” Jumat (05/02). Bantuan secara simbolil diserahkan oleh Nizar kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Barat.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai, tenda komando dan tenda pleton, mukena, sarung, selimut, pakaian dalam pria dan wanita, serta bahan pokok. Total bantuan sebesar Rp. 1.176.167.500,-, termasuk bantuan uang tunai dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag. Dalam kesempatan itu, diserahkan juga bantian dari Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan.

Sekjen Kemenag Nizar menyampaikan keprihatiannya atas gempa yang terjadi di Provinsi Sulawesi Barat. “Hari ini kami sampaikan bantuan dari Kementerian Agama dan DWP Kemenag. Kami mohon maaf kepada masyarakat Sulawesi Barat atas kekurangan optimalan kami dalam mengumpulkan bantuan. Semoga dengan jumlah yang ada dapat meringankan beban bapak ibu para korban gempa,” tutur Nizar.

“Semoga proses recovery berjalan lebih cepat dan setiap orang dapat bersinergi agar dapat bangkit bersama lebih baik dan lebih kuat dari sebelumnya,” harapnya.

Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Barat mengaku terharu atas bantuan yang diterima dari Kementerian Agama. “Terima kasih untuk semua simpati, empati dari teman teman saudara se Indonesia. Kami sungguh bahagia dan terharu,” ucapnya.

“Ujian ini sungguh berat bagi kami di Majene dan Mamuju. Namun kepedulian rekan-rekan semua menguatkan kami. Terima kasih sungguh ini sangat berarti,” sambungnya.

Dia melaporkan juga bahwa ASN Kanwil Kemenag Sulawesi Barat sudah bergerak ke masyarakat untuk membantu, baik secara materil maupun immateriil. Siraman rohani terus diberikan agar ketenangan dapat dirasakan para korban pasca gempa melanda Majene dan Mamuju.

Tampak hadir pada acara penyerahan bantuan ini, Kepala Biro Umum Kementerian Agama Yayat Supriyadi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua STAIN Majene, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, dan Rektor Unasman.

Provinsi Sulawesi barat diguncang gempa pada 14 Januari 2021, pukul 14:35 WITA dengan magnuitudo M 5,7, lalu disusul oleh gempa lebih besar dengan Magnitudo M 6,2. Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju paling parah terdampak gempa tersebut.

sumber: Kemenag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *